Showing posts with label Seni. Show all posts
Showing posts with label Seni. Show all posts

Wednesday, 1 April 2015

SENI TEATER


Waktu dan tempat pertunjukan teater pertama kali dimulai tidak diketahui. Adapun yang dapat diketahui hanyalah teori tentang asal mulanya. Di antaranya teori tentang asal mula teater adalah sebagai berikut:

·        Berasal dari upacara agama primitif. Unsur cerita ditambahkan pada upacara semacam itu yang akhirnya berkembang menjadi pertunjukan teater. Meskipun upacara agama telah lama ditinggalkan, tapi teater ini hidup terus hingga sekarang.
·        Berasal dari nyayian untuk menghormati seorang pahlawan di kuburannya. Dalam acara ini seseorang mengisahkan riwayat hidup sang pahlawan yang lama kelamaan diperagakan dalam bentuk teater.

·        Berasal dari kegemaran manusia mendengarkan cerita. Cerita itu kemudian juga dibuat dalam bentuk teater (kisah perburuan, kepahlawanan, perang, dsb).
Naskah teater tertua di dunia yang pernah ditemukan ditulis seorang  pendeta Mesir,  I Kher-nefert, di jaman peradaban mesir kuno kira-kira 2000 tahun sebelum tarikh Masehi dimana pada jaman itu peradaban Mesir kuno sudah maju. Mereka sudah bisa membuat piramida, sudah mengerti irigasi, sudah bisa membuat kalender, sudah  mengenal ilmu bedah, dan juga sudah mengenal tulis menulis.

I Kher-nefert menulis naskah tersebut untuk sebuah pertunjukan teater ritual di kota Abydos, sehingga  terkenal sebagai “Naskah Abydos” yang menceritakan pertarungan antara dewa buruk dan dewa baik. Jalan cerita naskah Abydos juga diketemukan tergambar dalam  relief kuburan yang lebih tua. Sehingga para ahli bisa mengira bahwa jalan cerita itu sudah ada dan dimainkan orang sejak tahun 5000 SM. Meskipun baru muncul sebagai naskah  tertulis di tahun 2000 SM. Dari hasil penelitian  yang dilakukan  diketahui juga bahwa   pertunjukan teater Abydos terdapat unsur-unsur teater  yang meliputi;  pemain, jalan cerita, naskah dialog, topeng, tata busana, musik, nyanyian, tarian, dan properti pemain seperti tombak, kapak, tameng, dan sejenisnya.

Selengkapnya bisa kawan DOWNLOAD disini



SENI TARI SURAKARTA


Dalam makalah ini, alasan Penulis memilih judul Seni Tari di Surakarta, selain karena tugas yang telah diberikan oleh Dosen Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) mengenai pemahaman yang lebih jauh tentang kebudayaan yang terdapat di daerah asal, juga karena Penulis berharap dengan pembuatan makalah ini,  Penulis tetap bisa menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Surakarta pada khususnya dan kebudayaan di Indonesia pada umumnya, terutama dalam hal ini adalah kebudayaan tentang seni tari, serta ingin memperkenalkan seni tari yang terdapat di Surakarta pada semua orang dari daerah atau wilayah yang berbeda. Terlebih lagi saat ini banyak negara lain yang mengakui kebudayaan Indonesia sebagai kebudayaan mereka sendiri. Selain itu, pada era globalisasi ini banyak para pemuda kita yang lebih mengagungkan/ menyukai budaya-budaya Barat daripada kebudayaan mereka sendiri. Untuk itu dengan pembuatan makalah ini bisa menggugah pribadi para pemuda Indonesia untuk lebih mencintai kebudayaan mereka sendiri. Estetika (keindahan) dan amanat atau cerita yang disampaikan dalam kebanyakan seni tari di Surakarta juga menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pembuatan makalah ini. Karena seperti tari-tari di daerah lain, tarian di Surakarta biasanya diangkat dari sebuah cerita  yang memiliki amanat-amanat yang penting untuk para penikmatnya. Oleh karen beberapa alasan tadi, Penulis memilih judul ini.


Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

SENI TARI DAN MUSIK

        
Dewasa ini perkembangan tari dan musik sangatlah pesat baik yang yang tradisoamal maupun yang modrn, beraneka macamnya tari dan musik yang ada di indonesia ini merupakan wujud dari beraneka ragamnya suku dan bahasa yang ada, sehingga beraneka macam pula tari dan musik yang ada di indonesia ini.Pada dasarnya tari dan musik hanyalah di pergunakan untuk sebuah upacara ritual adat,  media hiburan, media ekspresi diri, media komunikasi, pengiring tari, dan sarana ekonomi.
         
Tari pada kenyataan sesungguhnya merupakan penampilan gerak tubuh, oleh karena itu tubuh sebagai media ungkap sangat penting perannya bagi tari. Gerakan tubuh dapat dinkmati sebagai bagian dari komunikasi bahasa tubuh. Dengan itu tubuh berfungsi menjadi bahasa tari untuk memperoleh makna gerak. Tari merupakan salah satu cabang seni yang mendapat perhatian besar di masyarakat. Ibarat bahasa gerak, hal tersebut menjadi alat ekspresi manusia dalam karya seni. Sebagai sarana atau media komunikasi yang universal, tari menempatkan diri pada posisi yang dapat dinikmati oleh siapa saja dan kapan saja.
             
Sedangkan musik merupakan salah satu media ungkapan kesenian, musik mencerminkan kebudayaan masyarakat pendukungnya. Di dalam musik terkandung nilai dan norma-norma yang menjadi bagian dari proses enkulturasi budaya, baik dalam bentuk formal maupun informal. Musik itu sendiri memiliki bentuk yang khas, baik dari sudut struktual maupun jenisnya dalam kebudayaan yang ada di masyarakat.

Selengkapnya dengan pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

SENI STREET ART DI INDONESIA


Dewasa ini perkembangan seni rupa modern begitu pesat, meningkatnya jumlah penikmat seni dan juga seniman-seniman yang makin kreatif dalam menciptakan karya-karya baru dalam seni rupa modern merupakan dua hal yang mempegaruhi hal tersebut.
Street Art adalah setiap seni yang dikembangkan di ruang publik yaitu, "di jalanan" meskipun istilah ini biasanya mengacu pada seni unsanctioned, sebagai lawan dari inisiatif yang disponsori pemerintah. Istilah ini dapat mencakup karya seni tradisional grafiti, stensil graffiti, seni stiker, wheatpasting dan seni jalanan poster, proyeksi video, intervensi seni, seni gerilya, flash dan instalasi mobbing jalanan. Biasanya, istilah seni jalanan atau yang lebih spesifik pasca-grafiti digunakan untuk membedakan ruang publik kontemporer karya seni dari grafiti teritorial, vandalisme, dan seni perusahaan.
Seniman telah menantang seni dengan menempatkan dalam konteks non-seni. Seniman 'Street' tidak bercita-cita untuk mengubah definisi sebuah karya seni, melainkan untuk pertanyaan lingkungan yang ada dengan bahasa sendiri. Mereka berusaha untuk memiliki berkomunikasi pekerjaan mereka dengan orang-orang sehari-hari tentang sosial tema yang relevan dengan cara-cara yang diinformasikan oleh nilai-nilai estetika tanpa dipenjarakan oleh mereka.

 Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

SENI MELUKIS DENGAN PASIR


Sandpainting atau drypainting adalah seni melukis dengan menggunakan pasir sebagai media untuk menciptakan sebuah lukisan pasir tetap atau tidak tetap. Seni lukis pasir semula berkembang di sebelah barat daya Amerika, oleh penduduk yang dikenal dengan sebutan “Navajo” (1800- ). Sampai saat ini, penduduk Navajo masih mempraktekkan seni lukis ini karena konon, praktek melukis dengan pasir  dipercaya mampu mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan sakit penyakit. Sandpainting juga lazim dipakai para biksu Tibetan, Suku Aborigin Australia dan masyarakat Amerika Latin pada acara-acara tertentu.

       Lukisan pasir ada yang dibuat secara permanen dan tidak permanen. Lukisan pasir yang permanen menggunakan lem yang dicampur dengan air sebagai perekat dan triplek sebagai pengganti kanvas. Lukisan pasir yang tidak permanen biasanya dibuat di atas media kaca yang disinari lampu di bawahnya, lalu pasir ditaburkan di atas kaca dan seniman lukisan pasir akan melukis di atas pasir dengan jarinya. Lukisan pasir yang tidak permanen biasanya digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan sebuah cerita di mana sang seniman,yang biasa disebut dalang, akan melukis dengan cepat di atas pasir setiap adegan yang ada dalam cerita yang sedang dibawakan. Cepatnya si dalang melukis di atas pasir karena harus menyesuaikan lukisan dengan cerita membuat membuat lukisan pasir tersebut tidak permanen. Setiap adegan langsung diganti dengan adegan berikutnya seperti pemutaran film.

Selengkapnya bisa kawan DOWNLOAD disini


PERKEMBANAGAN SENI MURRAL


Hampir semua negara berkembang memiliki masalah internal negara, seperti masalah ekonomi, politik, kesejahteraan masyarakat, dan lain sebagainya. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang memiliki permasalahan yang sama dan cenderung rumit. Salah satu contoh masalah yang terus menjadi polemik di Indonesia khususnya di kalangan pejabat negara adalah korupsi. Korupsi tidak hanya terjadi pad;a kalangan pejabat saja namun juga menjalar hingga ke kalangan masyarakat. Hal ini tentu menjadi keprihatinan bagi kita sebagai masyarakat yang seharusnya kita menjadikan para pejabat tersebut sebagai panutan namun mereka sendiri justru menjerumuskan negara kita sendiri dengan melakukan tindak korupsi. Karena itu perlu adanya sebuah media yang komunikatif dan efektif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut .


Media yang digunakan untuk menyalurkan aspirasi selama ini melalui media cetak dan elektronik, misalnya Rubrik Sosialisasi Kebijakan Pemerintah dan Program Pembangunan melalui Media Cetak atau Dialog Gubernur, Ka.Badan, Dinas, kantor, Biro melalui TV dan Radio bentuknya terlalu formal hingga terkesan kaku, juga karena kita melihat iklan-iklan dan berita semacam itu setiap hari , kita menganggap hal tersebut sebagai suatu fenomena yang biasa. Selain itu, bila aspirasi yang disalurkan lewat media televisi, masyarakat yang tidak mempunyai televisi atau warga yang tidak mempunyai waktu untuk menonton televisi tentu tidak akan tahu mengenai penyampaian aspirasi tersebut. 
Selengkapnya dengan isi makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

PENGERTIAN SASTRA


Di dalam sejarahnya, bahasa Indonesia telah berkembang cukup menarik. Bahasa Indonesia yang tadinya hanya merupakan bahasa Melayu dengan pendukung yang sangat kecil telah berkembang menjadi bahasa Indenesia yang besar. Bahasa ini telah menjadi bahasa lebih dari 200 juta rakyat di Nusantara Indonesia. Sebagian besar di antaranya juga telah menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama. Bahasa Indonesia yang tadinya berkembang dari bahasa Melayu itu telah “menggusur” sejumlah bahasa local (etnis) yang kecil. Bahasa Indonesia yng semulanya berasal dari bahasa Melayu itu bahkan juga menggeser dan menggoyahkan bahasa etnis-etnis yang cukup besar, seperti bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa dari masyarakat baru yang bernama masyarakat Indonesia. Di dalam persaingannya untuk merebut pasar kerja, bahasa Indonesia telah mengalahkan bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia. Bahasa Indonesia juga telah tumbuh dan berkembang menjadi bahasa yang modern pula.

Perkembangan yang demikian akan terus berlanjut. Perkembangan tersebut akan banyak ditentukan oleh tingkat kemajuan masyarakat dan peran yang strategis dari masyarakat dan kawasan ini di masa depan. Diramalkan bahwa masyarakat kawasn ini, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Brunai Darussalam, dan Filipina akan menjadi salah satu global-tribe yang penting di dunia. Jika itu terjadi, bahasa Indonesia (lebih jauh bahasa Melayu) juga akan menjadi bahasa yang lebih bersifat global. Proses globalisasi bahasa Melayu (baru) untu kawasan Nusantara, dan bahasa-bahasa Melayu untuk kawawsan Asia pasifik (mungkin termasuk Australia) menjadi tak terelakkan. Peran kawasan ini (termasuk masyarakatnya, tentu saja) sebagai kekuatan ekonomi, industri dan ilmu pengetahuan yang baru di dunia, akan menentukn pula bagaimana perkembangan bahasa Indonesia (dan bahasa Melayu) modern. Bahasa dan sastra Indonesia sudah semenjak lama memiliki tradisi cosmopolitan. Sastra modern Indonesia telah menggeser dan menggusur sastra tradisi yang ada diberbagai etnis yang ada d Nusantara.

Selengkapnya dengan pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

FOTOGRAFI


Fotografi adalah seni, ilmu pengetahuan dan praktek membuat gambar dengan merekam cahaya atau radiasi elektromagnetik, baik secara kimiawi denganmenggunakan bahan sensitif terhadap cahaya yang seperti film fotografi, atau elektronik denganmenggunakansensor gambar.Biasanya, sebuah lensa digunakan untuk memfokuskan cahaya yang tercermin atau dipancarkan olehobjek menjadi nyata gambar pada permukaan sensitif terhadap cahaya di dalam kamera selama eksposurtertentu. Hasil di sensor gambar elektronik adalah muatan listrik pada setiap pixel, yang diproses secara elektronik dan disimpan dalam file gambar digital untuk tampilan berikutnya ataubisadisebut pemrosesan.Hasil dari emulsi foto adalah gambar laten yang tidak terlihat, yang kemudian secara kimiawi dibuat menjadi gambar yang terlihat, baik negatif atau positif tergantung pada tujuan materi fotografi dan metode pengolahan. Sebuah negatif film biasanyadigunakan untuk membuat gambar yang positif pada kertas dasar, dikenal sebagai Cetak, dengan menggunakan pembesar atau dengan menggunakanalat Percetakan.

Dalam makalah ini hanya membahas mengenai sejarah, fungsi dan implikasi dalam sosial dan budaya oleh fotografi. Dalam makalah ini tidak membahas hal di luar yang telah disebutkan seperti di atas batasan masalah ini atau yang terdapat pada latar belakang masalah.
Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini
A.    Sejarah Fotografi
B.    Bentuk-bentur hasil proses fotografi
C.    Implikasi Sosial dan Budaya

SENI, EKSISTENSI SENI DAN KARAKTER SENI


Seni merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan bakat dan mencurahkan isi hati,dan seni juga bisa menjadi identitas suatu daerah,untuk itu seni juga berguna bagi sebagian besar manusia.
Tujuan dan fungsi kehadiran karya seni tentunya dalam tahapan penciptaan karya (creative process) menjadi tumpuan utama yang memberikan arah sasaran kemana sebuah karya seni nantinya akan dibawa. Didukung oleh ‘niat’ (rasa & karsa) maka tujuan dan fungsi karya seni menjadi ‘pengawal’ proses kreatif penciptaan karya seni sampai jadi dan berfungsi optimal sesuai dengan tujuan utama penciptaannya. Sedangkan ide dan konsep merupakan pemicu dan pemikiran kerja bagaimana ‘tujuan’ harus diciptakan. Sebagai unsur pemicu, ide seorang seniman merupakan hasil dari banyak hal. Diantaranya dapat berupa observasi secara mendalam tentang karya dan fungsinya sehingga diperlukan suatu upaya eksploratif berbekal pengetahuan, ketrampilan, dan rasa estetis yang akan diujicobakan dalam kegiatan ‘trial & error’ untuk mendapatkan hasil bentuk yang diharapkan. Namun demikian perlu dicermati bahwa penciptaan karya seni yang ekspresif berbeda nuansa ide konsepnya dengan karya seni yang bersifat seni terapan (applied arts). Kalau pelaksanaan ide konsep pada seni ekspresif lebih dominan aspek rasa estetis dan emosi personal dari sang seniman, maka pada seni terapan lebih mengedepankan aspek rasa estetis mendukung fungsi dan tujuan utama penciptaan karya seninya. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Louis Sullivan dengan credo “bentuk mengikuti fungsinya”, (‘form follows function’). Sedangkan nilai filosofis suatu karya seni bisa diamati manakala sebuah karya seni itu hadir sesuai tujuan dan fungsinya dan memiliki penampilan yang memenuhi kriteria estetis kreatif sebagai pengejawantahan bentuk jadi dari ide dan konsep kreatifnya. Kadang nilai filosofis setiap karya seni tidak secara serta merta dapat dipersepsi dengan panca indera kita saja. Tetapi harus melalui proses analisis dan perenungan yang mendalam serta didukung oleh rasa keingintahuan yang besar untuk menyibak makna dan ‘content’ yang tersirat dari sebuah karya seni.


Selengkapnya dengan isi makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini 

BUDAYA TRADISIONAL JARANAN


Sebenarnya Jaranan itu muncul sejak kapan sih? Seni jaranan itu mulai muncul sejak abad ke 10 Hijriah. Tepatnya pada tahun 1041. atau bersamaan dengan kerajaan Kahuripan dibagi menjadi 2 yaitu yaitu bagian timur Kerajaan Jenggala dengan ibukota Kahuripan dan sebelah Barat Kerajaan Panjalu atau Kediri dengan Ibukota Dhahapura.Jaranan atau jaran kepang adalah seni tradisional yang diyakini sebagai kesenian asli Kediri.Meskipun begitu tak banyak orang Kediri yang mengetahui secara pasti sejarah terciptanya Jaranan.

Adapun rumusan masalah yang akan dijelaskan dalam makalah ini adalah
  1. Dari mana asal muasal adanya kesenian jaranan?
  2. Bagaimana gambaran kehidupan seniman kesenian jaranan?
  3. Bagaimana cara pemerrntah melestarikan kesenian jaranan?
  4. Mengetahui asal muasal adanya kesenian jaranan ?
  5. Membahas gambaran kehidupan seniman kesenian jaranan?
  6. Membahas cara pemerintah melestarikan kesenian jaranan?
Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini
Semoga bermanfaat........