Showing posts with label Sosiologi. Show all posts
Showing posts with label Sosiologi. Show all posts

Thursday, 2 April 2015

MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN


Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Masyarakat (society) merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Boleh juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara pelbagai individu. Dari segi perlaksaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial.
Perkataan society datang daripada bahasa Latin societas, "perhubungan baik dengan orang lain". Perkataan societas diambil dari socius yang bererti "teman", maka makna masyarakat itu adalah berkait rapat dengan apa yang dikatakan sosial. Ini bermakna telah tersirat dalam kata masyarakat bahawa ahli-ahlinya mempunyai kepentingan dan matlamat yang sama. Maka, masyarakat selalu digunakan untuk menggambarkan rakyat sesebuah negara.

Selengkapnya dengan pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP PERKEMBANGAN MANUSIA


Manusia adalah sebagai makhluk individu dan makhluk sosial dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, terkandung suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak dapat terlepas dari individu yang lain. Secara kodrat manusia akan selalu hidup bersama. Hidup bersama antar manusia berlangsung dalam berbagai bentuk komunikasi dan situasi yang mempengaruhinya.

Komunikasi dapat terjadi pada siapa saja, baik antar guru dengan muridnya. Orang tua dengan anaknya, pimpinan dengan bawahannya, antara sesama karyawan dan lain sebagainya. Melakukan komunikasi merupakan bagian terpenting dari semua aktivitas, agar timbul pengertian dalam menyelesaikan tugas masing-masing.

Komunikasi merupakan dasar interaksi antar manusia. Kesepakatan atau kesepahaman dibangun melalui sesuatu yang berusaha bisa dipahami bersama sehingga interaksi berjalan dengan baik. Persoalan mendasar dari masalah ini terletak pada hambatan yang muncul dalam membangun kesepahaman dan usaha mencapai tujuan secara maksimal.


Hal ini biasanya melahirkan suatu kegalauan tentang komunikasi yang baik sederhana yang dibayangkan yang kemudian menuntun pada pemikiran tentang usaha melakukan komunikasi secara efektif.
Selengkapnya dengan pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini 

HUBUNGAN SOSIAL


Sosiologi ditinjau dari sifatnya digolongkan sebagai  ilmu pengetahuan murni (pure science)  bukan ilmu pengetahuan terapan (applied science). Sosiologi dimaksudkan untuk memberikan kompetensi kepada peserta didik dalam memahami konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, kelompok sosial, struktur sosial, lembaga sosial, perubahan sosial, dan konflik sampai pada terciptanya integrasi sosial. Sosiologi  mempunyai dua pengertian dasar yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu, sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun secara sistematis berdasarkan analisis berpikir logis. Sebagai metode, sosiologi  adalah  cara berpikir untuk mengungkapkan realitas sosial yang ada dalam masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Dalam kedudukannya sebagai sebuah disiplin ilmu sosial yang sudah relatif lama berkembang di lingkungan akademika, secara teoritis sosiologi memiliki posisi strategis dalam membahas dan mempelajari masalah-masalah sosial-politik dan budaya yang berkembang di masyarakat dan selalu siap dengan pemikiran kritis dan alternatif menjawab tantangan yang ada. Melihat masa depan masyarakat kita, sosiologi dituntut untuk tanggap terhadap isu globalisasi yang di dalamnya mencakup demokratisasi, desentralisasi dan otonomi, penegakan HAM, good governance (tata kelola pemerintahan yang baik), emansipasi, kerukunan hidup bermasyarakat, dan masyarakat yang demokratis.
Pembelajaran sosiologi  dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan  pemahaman fenomena kehidupan sehari-hari.  Materi pelajaran mencakup konsep-konsep dasar, pendekatan, metode, dan teknik analisis dalam pengkajian berbagai fenomena dan permasalahan yang ditemui dalam kehidupan nyata di masyarakat.


Selengkapnya dengan pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN


Makalah ini mengambil topik tentang kekerasan pada perempuan yang akhir-akhir ini semakin marak kasusnya baik di dalam maupun luar negeri. Perbincangan tentang kekerasan pada perempuan telah berkembang yang tidak hanya menjadi suatu pertukaran argumen belaka namun menjadi suatu gerakan sosial permulaan. Penelitian kriminalitas yang dilakukan di Inggris dan Wales pada tahun 1985 (Hough and Mayhew, 1985) yang melibatkan responden perempuan menghasilkan bahwa hampir setengah dari mereka menyatakan merasa tidak aman apabila berjalan sendiri di kegelapan dibandingkan dengan responden laki – laki yang tidak mencapai setengahnya dengan kasus yang sama. Penelitian ini menunjukan bahwa perempuan masih dijadikan sasaran utama untuk tindak kejahatan.

Berdasarkan fakta – fakta yang ada, terbukti bahwa kasus kekerasan pada perempuan belum menjadi isu sentral oleh masyarakat untuk dicegah dan ditanggulangi. Ada beberapa sebab berkaitan dengan hal ini yaitu pertama, persoalan hak asasi manusia masih dianggap hanya sebagai persoalan ocial sehingga kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan di ocial ocialc tidak dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia, kedua, persepsi masyarakat, tidak terkecuali masyarakat perempuan sendiri, tentang kekerasan terhadap perempuan masih terbatas pada kekerasan fisik (perkosaan), ketiga, kekerasan terhadap perempuan masih dilihat sebagai masalah antar individu, dan belum dipandang sebagai problem ocial yang berkaitan dengan segala bentuk penyiksaan, kekerasan, kekejaman dan pengabaian hak-hak perempuan sebagai makhluk Tuhan, keempat, ada gejala sinisme yang berbahaya pada sebagian masyarakat bahwa kekerasan terhadap perempuan dilihat sebagai sebab yang dimunculkan oleh perempuan itu sendiri.


Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

PERAN PEREMPUAN SEBAGAI ISTRI DAN IBU RUMAH TANGGA


Didunia ini ada 2 jenis manusia, yakni kaum wanita dan adam. Wanita  merupakan seseorang yang tidak punya otot yang kekar seperti halnya kaum adam. Tangannya-pun tidak sekuat kaum adam. jika dibandingkan laki-laki, ia lemah. Banyak jabatan sebagai seorang pemimpin yang didomisili dari kaum adam. sampai jabatan lurah di suatu desa juga dipangku oleh kaum adam.

Wanita di kodratkan sebagai makhluk yang di fungsikan untuk melahirkan keturunan demi mempertahankan spesiesnya.Sebagai konsekuensi dari tugas melahirkan anak tersebut, wanita seara instinktif merasa wajib untuk menyususi dan memelihara anak yang di lahirkannya agar dapat terus hidup.Kelengkapan untuk melakukan tugas itupun diberi oleh Tuhan ,dengan tugas yang di terimanya tersebut (dan memang harus mau menerima tanpa syarat), wanita mesti tinggal di rumah,sementara suami dan anggota keluarga  yang lain dapat bebas pergi karena tidak menerima tugas yang mendesak dan sangat penting seperti dirinya.


Wanita dikodratkan di bawah laki-laki di hampir semua posisi di masyarakat. Tradisi Jawa mengatakan bahwa perempuan dikodratkan sebagai yang masak, manak, dan macak (memasak, beranak, dan berhias diri). Perempuan diposisikan menempati wilayah domestik dan sekadar patner belakang laki-laki. Posisi perempuan untuk berbagai hal masih tersubordinasi di bawah laki-laki. Peranan kunci ada pada hierarki yang note bene terdiri dari laki-laki semua. “Kadang kita memahami kodrat sebagai sesuatu yang terberi (the given), sudah harga mati dan tidak bisa diotak-atik lagi. 

Selengkapnya dengan pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini
Semoga bermanfaat untuk anda.......

MASALAH SOSIAL DALAM KASUS KEMISKINAN


Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

    Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :

    1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
    2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
    3. Faktor Biologis : Penyakit   menular, keracunan makanan, dsb.

    4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

NORMA SOSIAL, NILAI SOSIAL DAN PROSES SOSIAL


Dewasa ini sering kali kita mendengar orang tua mengatakan “anak tidak mengenal tata krama”. Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh para nenek moyang dan dianggap sesuatu yang baik dan tidak boleh ditinggalkan. Hal-hal seperti ini sering disebut masyarakat dengan norma. Sehingga jika melanggar kebiasaan nenek moyang, jelas saja kita sama saja melanggar norma. Seperti akhir-akhir ini dihebohkan oleh pemilihan miss universe. Dalam kontes tersebut diharuskan memakai pakaian renang “bikini” yang bagi masyarakat berbudaya timur seperti Indonesia sangat tidak pantas bahkan ditentang.
Norma-norma yang sudah terbentuk tersebut akan menjadi suatu system dan akan mengikat masyarakat yang menganutnya. Lalu, apakah sistem norma tersebut dan apa saja macamnya? Semua itu akan dijelaskan dalam makalah ini.

a.      Apakah yang dimaksud sistem norma?
b.     Apa sajakah klasifikasi norma sosial?
c.      Bagaimana proses sosial yang assosiatif?

d.     Bagaimana Proses sosial yang dissosiatif?

Selengkapnya bisa kawan DOWNLOAD disini



SOSIOLOGI PENDIDIKAN


Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika, tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). Pada permulaan abad ke-20, gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk, munculnya kota-kota industri baru, bertambahnya kriminalitas dan lain lain. Konsekuensi gejolak sosial itu, perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras, untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi.
Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. Maka lahirlah sosiologi modern. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya, pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). Artinya, perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosioloogi.

Lester Frank Woed (1841-191) salah seorang pelopor sisiologi di Amerika diangap sebagai pencetus gagasan lahirnya sosiologi pendidikan di Amerika. Gagasan tersebut muncul dalam bukunya berjudul Applied Sociology (sosiologi terapan) yang mengkaji perubahan-perubahan masyarakat karena usaha manusia. Kemudian dikembangkan oleh John Dewey (1859-1952) yang dikenal sebagai bapak pendidikan dan sebagai pelopor berdirinya sosiologe pendidikan. 
Selengkapnya bisa kawan DOWNLOAD disini

PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP STATUS SOSIAL


Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana yang sistematis dalamupaya memanusiakan manusia. Sosiologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari seluruh aspek pendidikan, baik itu struktur, dinamika, masalah-masalah pendidikan, ataupun aspek-aspek lainnya secara mendalam melalui analisis atau pendekatan sosiologis. Salah satu pokok pembahasan sosiologi pendidikan menurut Nasution (1994) adalah kerjasama antar manusia dalam sekolah.
Mencakup di dalamnya pola interaksi sosial dan struktur masyarakat di sekolah. Kamanto Sunarto (2004) menjelaskan keterkaitan antara pendidikan dan kerjasama antar kelompok. Keilmuan dan kearifan individu melalui tempaan pendidikan akan dapat merapatkan dan memecahkan masalah yang timbul dalam kerjasama antar kelompok. Oleh karena itu, dalam makalah ini penulis akan menguraikan bagaimana pendidikan dan kerjasama antar kelompok itu sebenarnya. Mencakup jenis-jenis kelompok sosial, struktur dan masalah sekolah sebagai kelompok sosial, dan hal-hal lain yang relevan dengan pokok masalah di atas.
Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

PERUBAHAN SOSIAL


Perubahan Sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau berubahnya struktur/tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermartabat.Teori dan Pengertian Perubahan SosialPada dasarnya setiap masyarakat yang ada di muka bumi ini dalam hidupnya dapat dipastikan akan mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan-perubahan.

Adanya perubahan-perubahan tersebut akan dapat diketahui bila kita melakukan suatu perbanding­an dengan menelaah suatu masyarakat pada masa tertentu yang kemudian kita bandingkan dengan keadaan masyarakat pada waktu yang lampau. Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat,pada dasarnya merupakan suatu proses yang terus menerus, ini berarti bahwa setiap masyarakat pada kenyataannya akan mengalami perubahan-peru­bahan.

Tetapi perubahan yang terjadi antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain tidak selalu sama. Hal ini dikarenakan adanya suatu masyarakat yang meng­alami perubahan yang lebih cepat bila dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan-perubahan yang tidak menonjol atau tidak menampakkan adanya suatu perubahan. Juga terdapat adanya perubahan-perubahan yang memiliki pengaruh luas maupun terbatas. Di samping itu ada juga perubahan-perubahan yang prosesnya lambat, dan perubahan yang berlangsung dengan cepat.


Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini

Pengunjung yang baik selalu meninggalkan komentar.........

TAWURAN ANTAR PELAJAR


Tawuran yang terjadi belakangan ini terus menyisakan perih dan tanda tanya besar bagi negeri ini, kenapa tawuran harus terjadi lagi dan lagi, seakan tak ada yang peduli untuk berpartisipasi menyelesaikan masalah lama yang kini menghangat kembali untuk dibahas karena telah terlalu banyak meminta korban. Menarik memang jika dikaji lebih mendalam, mengingat banyaknya pihak yang harus berperan aktif sebagai kontrol sosial agar masalah lama ini tidak berulang lagi. Peran keluarga, sekolah, pihak berwenang dan yang terpenting adalah peran aktif masyarakat yang berada diarea dimana tawuran itu terjadi akan berpengaruh besar terhadap aksi anarkis tersebut kedepannya.

Makin maraknya geng-geng yang dibentuk, membuat tawuran juga semakin marak terjadi, karena pada dasarnya masalah pelajar sebagai generasi muda pada umumnya ditandai oleh keinginan untuk melawan dan bersikap apatis. Perilaku anarki yang kerap kali dipertontonkan ditengah-tengah masyarakat. Mereka sudah tidak peduli lagi jika perbuatan yang mereka lakukan tersebut sangat tidak terpuji dan bisa mengganggu ketenangan masyarakat. Sebaliknya mereka merasa bangga jika ditakuti oleh orang-orang atau lawan disekitarnya. Biasanya permusuhan antar sekolah dimulai dari masalah yang sangat sepele. Namun remaja yang masih labil tingkat emosinya justru menanggapinya sebagi sebuah tantangan.

Jika menilik duduk perkara mengenai tawuran yang melibatkan pelajar, termasuk juga tawuran yang baru-baru ini terjadi seperti tawuran antara SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta yang menewaskan seorang pelajar, seolah-olah  mengindikasikan bahwa tawuran menjadi pemecah solusi yang sangat efektif dari setiap permasalahan yang mereka hadapi. Lalu pertanyaannya, apakah harus demikian? Segala fenomena yang ada di alam ini sebenarnya bisa dicegah agar tidak terjadi, walaupun terjadi setidaknya kemungkinan yang ditimbulkan bisa diminimalisir.

Selengkapnya dengan pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini
Semoga bermanfaat..........jangan lupa komentarnya yaa..


TEORI SOSIOLOGI


Secara etimologis, Sosiologi berasal dari kata latin, Socius yang berarti kawan dan kata Yunani Logos yang berarti kata atau yang berbicara. Jadi Sosiologi adalah berbicara mengenai masyarakat. Bagi Comte, Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umun yang merupakan hasil akhir dari perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu Sosiologi didasarkan pada kemajuan yang telah dicapai ilmu pengetahuna sebelumnya.

Pitirim Sorokim mengatakan bahwa Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial (gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi) dengan gejala lainnya (nonsosial).

Berbeda dengan pendapat Rouceke dan Warren yang mengatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan kelompok-kelompok.
Nah berasarkan uraian di atas, maka Sosiologi adalah jelas merupakan ilmu sosial yang objeknya adalah masyarakat sebagai ilmu. Ia berdiri sendiri karena telah memiliki unsur ilmu pengetahuan.
Dalam ilmu Sosiologi dipelajari juga mengenai Peran, Status atau kedudukan, Nilai, Norma dan juga Budaya atau kebudayaan. Kesemuanya ini merupakan hal-hal yang sangat erat kaitannya dengan ilmu Sosiologi.


Selengkapnya mengenai pembahasan makalah ini bisa kawan DOWNLOAD disini
Semoga bermanfaat...........Jangan lupa komentarnya yaa....